NPM : 12112094
Kelas : 2KA15
Tugas Softskill Ke-1
1. Pengertian Permintaan dan Penawaran
Pengertian Permintaan :Permintaan adalah jumlah barang atau jasa yang ingin dan mampu dibeli oleh konsumen, pada berbagai tingkat harga, dan pada waktu tertentu. Beberapa faktor yang mempengaruhi permintaan :
- Harga barang itu sendiri.
- Harga barang lain yang berkaitan.
- Tingkat pendapatan.
- Selera konsumen.
- Ekspektasi/perkiraan.
Penawaran adalah jumlah barang atau jasa yang tersedia dan dapat dijual oleh penjual pada berbagai tingkat harga, dan pada waktu tertentu. Beberapa faktor yang mempengaruhi penawaran:
- Harga barang itu sendiri.
- Harga sumber produksi.
- Tingkat produksi.
- Ekspektasi/perkiraan.
2. Hukum Permintaan dan Penawaran
Hukum Permintaan :Hukum permintaan adalah hukum yang menjelaskan tentang adanya hubungan yang bersifat negatif antara tingkat harga dengan jumlah barang yang diminta. Apabila harga naik jumlah barang yang diminta sedikit dan apabila harga rendah jumlah barang yang diminta meningkat.
Hukum Penawaran :
Bahwa semakin tinggi harga, jumlah barang yang ditawarkan semakin banyak. Sebaliknya semakin rendah harga barang, jumlah barang yang ditawarkan semakin sedikit. Inilah yang disebut hukum penawaran. Hukum penawaran menunjukkan keterkaitan antara jumlah barang yang ditawarkan dengan tingkat harga.
3. Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Permintaan dan Penawaran
Faktor yang Mempengaruhi Permintaan :- Harga barang itu sendiri
- Harga barang substitusi (pengganti)
- Harga barang komplementer (pelengkap)
- Jumlah Pendapatan
- Selera konsumen
- Intensitas kebutuhan konsumen
- Perkiraan harga di masa depan
- Jumlah penduduk
Faktor yang Mempengaruhi Penawaran
- Harga barang itu sendiri
- Harga barang pengganti
- Biaya produksi
- Kemajuan teknologi
- Pajak
- Perkiraan harga di masa depan
4. Penentuan Harga Keseimbangan
Dalam ilmu ekonomi, harga keseimbangan atau harga ekuilibrium atau harga bebas adalah harga yang terbentuk pada titik pertemuan kurva permintaan dan kurva penawaran. Terbentuknya harga dan kuantitas keseimbangan di pasar merupakan hasil kesepakatan antara pembeli (konsumen) dan penjual (produsen) di mana kuantitas yang diminta dan yang ditawarkan sama besarnya. Jika keseimbangan ini telah tercapai, biasanya titik keseimbangan ini akan bertahan lama dan menjadi patokan pihak pembeli dan pihak penjual dalam menentukan harga.
5. Pendekatan Perilaku Konsumen
A.
Teori Kardinal
Teori ini menyatakan bahwa kegunaan dasar dapat
dihitung secara nominal. Satuan ukuran kegunaan (utility) adalah util.
Keputusan untuk mengonsumsi suatu barang berdasarkan perbandingan antara
manfaat yang diperoleh dengan biaya yang harus dikeluarkan. Tokohnya adalah
ahli ekonomi aliran subjektif dari Austria seperti: Gosssen, Yeavon, dan Leon
Walras.
Dalam
pendekatan kardinal yang digunakan adalah pendekatan Guna Batas (Marginal
Utility, MU). MU adalah tambahan kepuasan sebagai akibat bertambahnya satu
satuan barang yang dikonsumsi. Semakin banyaknya barang yang dikonsumsi maka
daya guna marginal (tambahan kepuasan) semakin berkurang, bahkan setelah
mencapai titik tertentu menjadi negatif.
Marginal
Utility ini diturunkan menjadi Total Utility, di mana Total Utility menunjukan
jumlah kepuasan yang diperoleh dari mengonsumsi berbagai jumlah barang.
B.
Teori Ordinal
6. Konsep Elastisitas
elastisitas adalah perbandingan perubahan proporsional dari sebuah variabel dengan perubahan variable lainnya. Dengan kata lain, elastisitas mengukur seberapa besar besar kepekaan atau reaksi konsumen terhadap perubahan harga.
Elastisitas
terbagi dalam tiga macam, yaitu sebagai berikut :
- Elastisitas harga (price elasticity) yaitu persentase perubahan jumlah barang yang diminta atau yang ditawarkan, yang disebabkan oleh persentase perubahan harga barang tersebut.
- Elastisitas silang (cross elasticity) adalah persentase perubahan jumlah barang x yang diminta, yang disebabkan oleh persentase perubahan harga barang lain (y).
- Elastisitas pendapatan (income elasticity) yaitu persentase perubahan permintaan akan suatu barang yang diakibatkan oleh persentase perubahan pendapatan (income) riil konsumen.
- Elastisitas permintaan (elasticity of demand) adalah pengaruh perubahan harga terhadap besar kecilnya jumlah barang yang diminta atau tingkat kepekaan perubahan jumlah barang yang diminta terhadap perubahan harga barang.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar