Sabtu, 23 November 2013

TEORI ORGANISASI UMUM

                                                                                                           Dik Dik Maulana Faruqi
                                                                                                                         2KA15
                                                                                                                 NPM : 12112094

Teori Organisasi Umum 1

 

Pengertian



Pengertian tentang pelajaran Teori organisasi umum Organisasi adalah merupakan struktur pembagian kerja dan struktur tata hubungan kerja antara sekelompok orang pemegang posisi yang bekerjasama secara tertentu untuk bersama-sama mencapai tujuan tertentu yang mempunyai tingkat manajemen yang tinggi. Teori adalah suatu kerangka yang merupakan alat pikir untuk membantu suatu rumusan tertentu yang bias dikembangkan. Umum adalah suatu pedoman yang diberikan orang terbuka atau sekitarnya yang mampu memberi sproses pekerjaan. Jadi, Teori organisasi umum bisa diartikan sebagaimana telah dijabarkan sebelumnya adalah suatu pikiran yang merupakan sekelompok orang yang membagi tugas dengan cara struktur untuk mendapatkan pedoman yang ingin dicapai bersama-sama.

Organisasi pada dasarnya digunakan sebagai tempat atau wadah dimana orang-orang berkumpul, bekerjasama secara rasional dan sistematis, terencana, terorganisasi, terpimpin dan terkendali, dalam memanfaatkan sumber daya (uang, material, mesin, metode, lingkungan), sarana-parasarana, data, dan lain sebagainya yang digunakan secara efisien dan efektif untuk mencapai tujuan organisasi.


Ciri Ciri Organisasi


a. Adanya suatu kelompok orang yang dapat dikenal dan saling mengenal,
b. Adanya kegiatan yang berbeda-beda, tetapi satu sama lain saling berkaitan (interdependent part)
c. Tiap-tiap orang memberikan sumbangan atau kontribusinya berupa; pemikiran, tenaga
d. Adanya kewenangan, koordinasi dan pengawasan,
e. Adanya tujuan yang ingin dicapai.


Unsur-Unsur Organisasi


Agar suatu partisipasi dalam organisasi dapat berjalan dengan efektif, membutuhkan persyaratan-persyaratan yang mutlak yaitu sebagai berikut ini:

a. Waktu. Untuk dapat berpatisipasi diperlukan waktu. Waktu yang dimaksudkan disini adalah untuk memahamai pesan yang disampaikan oleh pemimpin. Pesan tersebut mengandung informasi mengenai apa dan bagaimana serta mengapa diperlukan peran serta

b. Bilamana dalam kegiatan partisipasi ini diperlukan dana perangsang, hendaknya dibatasi seperlunya agar tidak menimbulkan kesan “memanjakan”, yang akan menimbulkan efek negative

c. Subyek partisipasi hendaknya relevan atau berkaitan dengan organisasi dimana individu yang bersangkutan itu tergabung atau sesuatau yang menjadi perhatiannnya

d. Partisipasi harus memiliki kemampuan untuk berpartisipasi, dalam arti kata yang bersangkutan memiliki luas lingkup pemikiran dan pengalaman yang sama dengan komunikator, dan kalupun belum ada, maka unsur-unsur itu ditumbuhkan oleh komunikator

e. Partisipasi harus memiliki kemampuan untuk melakukan komunikasi timbal balik, misalnya menggunakan bahasa yang sama atau yang sama-sama dipahami, sehingga tercipta pertukaran pikiran yang efektif atau berhasil

f. Para pihak yang bersangkutan bebas di dlam melaksanakan peran serta tersebut sesuai dengan persyaratan yang telah ditentukan

g. Bila partisipasi diadakan untuk menentukan suatu kegiatan hendaknya didasarkan kepada kebebasan dalam kelompok, artinya tidak dilakukan pemaksaan atau penekanan yang dapat menimbulkan ketegangan atau gangguan dalam pikiran atau jiwa pihak-pihak yang bersangkutan. Hal ini didasarkan kepada prisnsip bahwa partisipasi adalah bersifat persuasif.

Berikut Jenis-jenis Organsasi yaitu sebagai berikut :

Organisasi Formal meliputi
Organisasi Olahraga
Organisasi Sekolah
Organisasi Negara

Organisasi Informal Meliputi
Organisasi Politik
Organisasi Sosial
Organisasi Mahasiswa

 

Teori Organisasi


Teori Organisasi Klasik (Teori Tradisional)
a. Teori Birokrasi
b. Teori Administrasi
c. Manajemen Ilmiah

Teori Neo Klasik (Teori Hubungan atau Manusiawi)
Menekenakan pentingnya aspek psikologis & sosial karyawan.

Teori Organisasi Modern
Semua unsur organisasi sebagai satu kesatuan dan saling ketergantungan.

Macam Macam Organisasi Dari Segi Tujuan


  • Organisasi Niaga
  • Organisasi Sosial
  • Organisasi Regional dan International


Tipe dan Bentuk Organisasi

Tipe Organisasi
Piramida Mendatar (flat)

ciri-ciri :


a. Jumlah satuan organisasi tidak banyak sehingga tingkat-tingkat hirarki kewenangan sedikit

b. Jumlah pekerja (bawahan) yang harus dikendalikan cukup banyak

c. Format jabatan untuk tingkat pimpinan sedikit karena jumlah pimpinan relatif kecil.


Piramida Terbalik

Organisasi piramida terbalik salah satu unit dari tipe piramida terbalik ialah jumlah jabatanpimpinan lebih besar daripada jumlah pekerja. Organisasi ini hanya cocok untuk organisasi - organisasi yang pengangkatan pegawainya berdasarkan atas

jabatan fungsional seperti organisasi-organisasi/lembaga - lembaga penelitian, lembaga -lembaga pendidikan.


Tipe Kerucut

ciri-ciri organisasi dari tipe kerucut :

a. Jumlah satuan organisasi banyak sehingga tingkat-tingkat hirarki/kewenangan banyak.

b. Rentang kendali sempit.

c. Pelimpahan wewenang dan tanggungjawab dapat dilakukan sampai kepada pejabat/pimpinan yang bawah/rendah.

d. Jarak antara pimpinan tingkat atas dengan pimpinan tingkat bawah terlalu jauh.

e. Jumlah informasi jabatan cukup besar.


Bentuk-Bentuk Organisasi :

1. Bentuk Organisasi Staff.

2. Bentuk Organisasi Lini

3. Bentuk Organisasi Fungsional

4. Bentuk Organisasi Fungsional & Lini

5. Bentuk Organisasi Fungsional & Staff Bentuk Organisasi Lini &Staff

Proses Organisasi



Proses Mempengaruhi

Pengaruh adalah kegiatan atau keteladanan yang baik secara langsung atau tidak langsung mengakibatkan suatu perubahan perilaku dan sikap orang lain atau kelompok.

Metode mempengaruhi

a.Kekuatan fisik

b.Penggunaan sanksi (positif/negatif)

c.Keahlian

d.Kharisma (daya tarik)


Daerah pengaruh mencakup hubungan - hubungan :

a. Antara perseorangan

b. Kelompok dengan seseorang

c. Seseorang dengan kelompok



Hubungan antara Kekuasaan dan Pengaruh


a. Analisis French-Raven

b. Analisis Etzioni

c. Analisis Nisbel



Proses Pengambilan Keputusan


Pengambilan keputusan adalah pemilihan diantara berbagai alternatif.



Konsep Pengambilan Keputusan

• Identifikasi dan diagnosis masalah

•Pengumpulan dan analisis data yang relevan

•Pengembangan & evaluasi alternantif

•Pemilihan alternatif terbaik

•Implementasi keputusan & evaluasi terhadap hasil -hasil



Tipe –Tipe Keputusan Manajemen



  • Keputusan-keputusan perseorangan dan strategi

  • Kepusan-keputusan pribadi & strategi

  • Keputusan-keputusan dasar & rutin

 

Komunikasi Dalam Organisasi

Komunikasi adalah suatu proses penyampaian informasi dan pengertian dari satu orang ke orang lainnya. Komunikasi dalam organisasi pada dasarnya merupakan suatu kegiatan intern didalam organisasi. semua masalah yang timbul dalam organisasi akan segera dapat diatasi apabila komunikasi yang berlangsung dalam organisasi dapat berjalan dengan baik. komunikasi dalam organisasi akan berjalan dengan baik apabila arus informasi dalam organisasi tidak menghadapi hambatan.
Pimpinan organisasi membutuhkan informasi yang cepat dan tepat. oleh karena itu komunikasi merupakan suatu bidang yang sangat penting dalam organisasi.

Unsur-Unsur Komunikasi :

  1. Komunikator
  2. Menyampaikan berita
  3. Berita-berita yang disampaikan
  4. Komunikasi
  5. Tanggapan atau reaksi

Hambatan-Hambatan Komunikasi :

  1. Hambatan yang bersifat teknis
  2. Hambatan semantik
  3. Hambatan perilaku

Kepemimpinan :

 

Kepemimpinan adalah proses mempengaruhi aktivitas-aktivitas sebuah kelompok yang diorganisasikan kearah pencapaian tujuan.

Tipe-Tipe Kepemimpinan :
  1. Tipe Otokratis
  2. Tipe Laissez Faire
  3. Tipe Paternalistik
  4. Tipe MIliterlistik
  5. Tipe Demokratis
  6. Tipe Open Leadership

Teori Kepemimpinan :
  1. Teori Kelebihan
  2. Teori Sifat
  3. Teori Keturunan
  4. Teori Kharismatis
  5. Teori Bakat
  6. Teori Sosial

Kepemimpinan yang efektif harus memberikan pengarahan terhadap usaha usaha semua pekerja dalam mencapai tujuan tujuan organisasi. Tanpa kepemimpinan atau bimbingan hubungan antara tujuan perseorangan dan tujuan organisasi mungkin terjadi renggang (lemah) keadaan ini menimbulkan situasi diaman perseorangan bekerja ntuk mencapai tujuan pribadinya. Sementara itu keseluruhan organisasi menjadi tidak efisien dalam mencapai sasaran sasarannya.

sumber:
http://ocw.gunadarma.ac.id/course/computer-science-and-information/information-system-s1-1/teori-organisasi-umum-2-1 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar