Minggu, 08 Maret 2015

BAHASA INDONESIA 2

Nama ; Dik Dik Maulana Faruqi
NPM  : 12112094
Kelas  : 3KA15



Tugas Softskill ke-1

Fungsi dan Ragam Bahasa



Bahasa merupakan cara setiap orang untuk dapat berkomunikasi satu sama lain dalam menjalani kegiatan sehari-hari, juga untuk menyampaikan perasaan. Bahasa dibentuk oleh kaidah aturan serta pola yang tidak boleh dilanggar agar tidak menyebabkan gangguan pada komunikasi yang terjadi. Kaidah, aturan dan pola-pola yang dibentuk mencakup tata bunyi, tata bentuk dan tata kalimat. Agar komunikasi yang dilakukan berjalan lancar dengan baik, penerima dan pengirim bahasa harus harus menguasai bahasanya.


Bahasa adalah suatu sistem dari lambang bunyi arbitrer yang dihasilkan oleh alat ucap manusia dan dipakai oleh masyarakat komunikasi, kerja sama dan identifikasi diri. Bahasa lisan merupakan bahasa primer, sedangkan bahasa tulisan adalah bahasa sekunder. Arbitrer yaitu tidak adanya hubungan antara lambang bunyi dengan bendanya.

Fungsi Bahasa Dalam Masyarakat :
1. Alat untuk berkomunikasi dengan sesama manusia.
2. Alat untuk bekerja sama dengan sesama manusia.
3. Alat untuk mengidentifikasi diri.

Macam-Macam dan Jenis-Jenis Ragam / Keragaman Bahasa :
1. Ragam bahasa pada bidang tertentu seperti bahasa istilah hukum, bahasa sains, bahasa jurnalistik, dsb.
2. Ragam bahasa pada perorangan atau idiolek seperti gaya bahasa mantan presiden Soeharto, gaya bahasa benyamin s, dan lain sebagainya.
3. Ragam bahasa pada kelompok anggota masyarakat suatu wilayah atau dialek seperti dialek bahasa madura, dialek bahasa medan, dialek bahasa sunda, dialek bahasa bali, dialek bahasa jawa, dan lain sebagainya.
4. Ragam bahasa pada kelompok anggota masyarakat suatu golongan sosial seperti ragam bahasa orang akademisi beda dengan ragam bahasa orang-orang jalanan.
5. Ragam bahasa pada bentuk bahasa seperti bahasa lisan dan bahasa tulisan.
6. Ragam bahasa pada suatu situasi seperti ragam bahasa formal (baku) dan informal (tidak baku).

Bahasa lisan lebih ekspresif di mana mimik, intonasi, dan gerakan tubuh dapat bercampur menjadi satu untuk mendukung komunikasi yang dilakukan. Lidah setajam pisau / silet oleh karena itu sebaiknya dalam berkata-kata sebaiknya tidak sembarangan dan menghargai serta menghormati lawan bicara / target komunikasi.

Bahasa isyarat atau gesture atau bahasa tubuh adalah salah satu cara bekomunikasi melalui gerakan-gerakan tubuh. Bahasa isyarat akan lebih digunakan permanen oleh penyandang cacat bisu tuli karena mereka memiliki bahasa sendiri.


Dari miliaran bahasa yang ada di dunia, ternyata ada bahasa yang dianggap paling mencerminkan bahagia atau bernada positif.

Para peneliti yang berasal dari Australia dan Amerika Serikat ini mempelajari ada sekitar 100 ribu bahasa yang paling umum digunakan, dan sepuluh bahasa yang paling sering diucapkan.

Bahasa-bahasa tersebut berasal dari Inggris, Jerman, Prancis, Spanyol, Portugis, Arab, Indonesia, Mandarin, Korea, dan Rusia.

Dilansir laman Science World Report, Jumat 13 Februari 2015, menurut peneliti, bahasa Spanyol mendapat posisi teratas sebagai bahasa paling positif di dunia, diikuti oleh Portugis, Brasil, Inggris, dan Indonesia. Sementara untuk bahasa Mandarin berada di posisi paling buncit.

"Kami melihat sepuluh bahasa dan dalam setiap sumber kami melihat orang-orang menggunakan kata-kata yang positif dalam bahasa itu," ungkap Peter Dodds asal University of Vermont yang ikut memimpin penelitian.

Dalam studinya itu, peneliti-peneliti itu mempelajari Hipoteses Pollyanna, yang merupakan kecenderungan orang-melihat sisi optimisme pada kehidupan.

Bahasa-bahasa positif yang mereka kumpulkan berasal dari kata-kata yang paling populer digunakan seperti di surat kabar, buku, film, internet, media sosial, dan lirik lagu.

Hasil temuan bahasa paling positif ini, mereka terbitkan ke dalam jurnal Proceeding National Academy of Sciences.


referensi :